Tampilkan postingan dengan label nostalgia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nostalgia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Oktober 2013

(WAJIB) Visit Bali sekali Seumur Hidup

Ya, ini hanya sebuah kelakar saja. Saat saya menginjakkan kaki di Ngurah Rai Airport, Bali saya teringat guru SD saya yang sudah almarhum, Pak Ace Sutisna namanya. Dulu waktu saya duduk di Kelas 4 SD, beliau sebagai guru kelas. Karakter beliau yang humoris selalu menjadi penyegar di sela-sela pelajaran. Saat pelajara IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) beliau pernah berkelakar yang kira-kira seperti ini katanya "sakali saumur hirup kudu pernah nyaba ka Bali, engke lamun maot ditanya ku malaikat, tos pernah ka bali acan ? lamun acan moal jadi maotna cenah, dititah ka Bali heula ku malaikatna" yang artinya dalam bahasa Indonesia "sekali seumur hidup harus pernah pergi ke Bali, Nanti kalau meninggal ditanya oleh malaikat, sudah pernah pergi ke Bali belum ? kalau belum, maka ga jadi meninggalnya, disuruh ke Bali dulu oleh malaikatnya". Ya, ga logis memang tapi sedikit humor yang langsung menggemparkan seisi kelas :D

foto saya dan teman saat di dalam pesawat. This is my first flight :) dan foto saya saat tiba di Ngurah Rai International Airport, Bali :) Saat pertama kali turun dari pesawat dan menjejakkan kaki di Bali :) udara panas langsung terasa atau kata orang Sunda istilahnya ngaheab. Wah salah kostum nih, saya malah pake jaket :(. Nah, pesawat mendarat di Bali untuk transit sebelum melanjutkan perjalanan ke Lombok. Saat itu Bandara Ngurah Rai sedang dalam tahap renovasi. Interiornya pun masih dalam tahap pengerjaan belum di finishing sama sekali. Lantainya bahkan masih beton polos.

Jadi setelah menunggu agak lama (sekitar 2 jam lebih) karena pesawat delay akhirnya tiba giliran untuk melanjutkan penerbangan dengan pesawat kecil milik maskapai Wings Air. Cukup nyaman, walaupun tidak senyaman pesawat jenis boeing :). So it's time for me to leaving Bali :(


ini dia pesawat Wings Air yang akan membawa saya ke Lombok. Pesawatnya nyaman, pramugarinya juga ramah dan cantik pastinya :D

Perjalanan saya di Bali hanya sampai di Bandaranya saja. Hikmah dari PIMNAS 26, sekaligus menunaikan nasihat dari guru saya. Ya, saya sudah pernah ke Bali :) ,next time saya ingin berlibur dan menjelajah eksostisme pulau Bali. Walaupun hanya kelakar, tapi saya yakin ada makna tersembunyi yang ingin disampaikan. Mungkin beliau ingin berkata "cintailah Indonesia, Indonesia punya Bali yang mendunia".

ada yang menarik, saat perjalanan dari Bali menuju Lombok, dari pengeras suara pramugari mengatakan bahwa perjalanan akan ditempuh sekira 45 menit. Namun rasanya baru 15 menit duduk di pesawat, pilot sudah menginformasikan pesawat akan mendarat :)